Geliat Kaum Muda Melahirkan Karya

Anak-anak muda bercelana jins, berkaus, dan bergaya santai asyik menekuni layar komputer di meja. Namun, mereka serius menyimak berbagai data yang terpampang di depan mata. Di sudut lain kota Paris, sejumlah anak muda sedang asyik menyusun tahapan untuk usaha rintisan mereka. Meski bergaya santai, peran anak muda di bidang perekonomian kian signifikan.

HilariusJourney.WordPress.com –  Kegiatan ekonomi, terutama di bidang usaha rintisan, yang dimotori anak-anak muda nan kreatif dan menyukai tantangan semakin dinamis. Tak terkecuali di Perancis.

Pelaku usaha rintisan bekerja di ruang kerja bersama di Liberte Living Lab, Paris, Perancis, Mei 2017.

Suasana ruang kerja, baik kantor senfiri maupun ruang kerja bersama (co-working space), menunjukkan dinamika usaha rintisan di Paris, Perancis, yang kian menggeliat. Usaha rintisan tersebut banyak bergerak di bidang consumer, tetapi juga sudah menyasar teknologi tinggi. Di usaha yang tak lagi rintisan atau kerap disebut korporasi, anak-anak muda juga memiliki peran yang cukup signifikan. Mereka menjadi motor penggerak berbagai proses, antara lai nproses menyusun alogritma dan penggunaan big data.

Satu benang merah yang sama, baik dalam usaha rintisan maupun korporasi di Perancis saat ini, yakni adalah kinerja yang efisien. Mengutip penjelasan Meriadec Le Mouillour, Ketua Kamar Dagang dan Industri Brest, sekitar 97% perusahaan di Pearncis memiliki karyawan kurang dari 50 orang Effisien.

Salah satu usaha rintisan yang dimpimpin anak-anak muda dan memiliki karyawan anak-anak muda di Perancis adalah cybel Angel. Perusahaan yang menempatkan diri sebagai sepesialis bidang keamanan siber ini memiliki klien yang tersebar di benuar Eropa. Setiap perusahaan yang menjadi klien membayar 150.000 euro per tahun. CybelAngel yang menawarkan solusi big data akan menyisir dokumen di internet setiap hari kemudian menemukan kebocoran data yang mungkin terjadi. Selanjutnya,” menambal “ kebocoran itu.

“Ada lebih dari 100 juta dokumen baru per hari yang terdeteksi di internet dan ada kebocoran lebih dari 10 juta data per hari,” kata Erwan Keraudy, CEO dan co-founder CybeAngel di Paris, Perancis, Mei lalu.

Erwan dan adiknya, Stevan Kewraudy, serta rekan mereka Matthieu finiaz, mendirikan CybeAngel pada 2013. Saat ini perusahaan tersebut memiliki 35 karyawan yang rata-rata berusia 27 tahun. Sesuai gaya anak muda, kantornya di Paris diisi dengan perabotan yang ringkas. Di beberapa titik di dinding, ada gambar-gambar yang mewakili semangat yang ingin diciptakan di perusahaan itu.

Di ruas jalan lain di paris, Liberte Living Lab menyediakan ruang kerja besama bagi usaha rintisan. Di tempat itu juga, pelaku usaha rintisan di bidang teknologi menyusun kolaborasi yang unik dnegna industry dari berbagai sector. Di lantai lima gedung itu, anak-anak muda sedang berdiskusi untuk merealisasikan ide di ruang kerja bersama. Di lantai lain, seorang gadis membuka telepon seluler di meja panajng sambil sesekali menyapa rekannya. Di sudut lain, tiga anak muda duduk besandar sofa, saling menunjukkan data di ponsel masing-masing.

“Yang aktif berkegiatan usaha rintisan di sini rata-rata berusia 25 tahun,” kata Managing Director Hello Tomorrow Arnaud de la Tour.

Hello Tomorrow adalah lembaga nirlaba Perancis yang berupaya menjembatani usah rintisan di bidang teknologi dengan industry. Hubungan perlu dibangun karena usaha rintisan kerap kesulitan merealisasikan gagasan dalm bnetuk barang atau produksi riil. Oleh karena itu, usaha rintisan bisa bekerja sam dengan industry yang akan memproduksi barang dari ide berteknologi tersebut.

Signifikan

Peran anak muda yang kian signifikan dalam perekonomian itu disadari pemerintah ktoa Brest. Kota di ujung barat Perancis itu, yang besama-sama dengan daerah sekitarnya membentu Brest Metorpole, memiliki incubator usaha rintisan.

“Kami membantu pengembangan bisnis  untuk mengkreasikan bisnis yang inofativ. Bantuan itu dari berbagai aspek,” kata Eric Vandenbroucke, manajer Technopole Brest.

Setidaknya, setiap tahun ada 15-2- usaha rintisan yang dibantu untuk tumbuh.

Eric meyakini, usaha rintisan yang membesar akan membantu individu lain untuk menumbuhkan usaha. Usaha rintisan juga akan berkembang menjadi usaha besar dengan dampak ekonomi yang semakin signifikan.

Menurut data Bank dunia, Perancis memiliki produk domestic bruto (PDB) 2,419 triliun dollar AS pada 2015, dengan jumlah penduduk 66,538 juta orang. IMF memperkirakan, pertumbuhan PDb Perancis akan 1,4% pada 2017 dan 1,6% pada 2018.

Saat ini ada 354 usaha rintisan di Perancis yang terdata di laman Startupranking. Sementara jumlah usaha rintisan di Indonesia jauh lebih banyak, yakni 1.472 usaha. Meski demikian, belum banyak usaha rintisan berbasis teknologi tinggi di Indonesia.

Yansen Kamto, pegiat usaha rintisan di Indonesia, mengakui, usaha rintisan berbasis teknologi tinggi di Indonesia masih terbatas. “Sebab, sector teknologi tinggi masih dikuasai korporasi besar. Selama korporasi besar ini belum melihat pentingnya inovasi terbuka, maka akan susah membayangkan usaha rintisan lahir di sector ini,” paparnya.

Inovasi terbuka ditandai dengan kesediaan korporasi untuk menggunakan usaha rintisan dalam mengembangkan inovasi.

Ekosistem berperan penting dalam mendukung usaha rintisan. Dengan dukungan ekosistem, usaha rintisan akan berkembang di Indonesia. Kiprah anak muda dalam perekonomian pun semakin besar. [hilariusjourney.wordpress.com |Sumber : Kompas, Minggu, 4 Juni 2017| Oleh: Dewi Indriastuti]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s