KOLABORASI Pangan Lokal dengan Hidangan Kue Tradisional

HilariusJourney.wordpress.com – PANGAN lokal yang aslinya dari umbi-umbian dan lain-lain sudah sejak lama digali sebagai pangan untuk variasi sumber karbohidrat dalam meningkatkan jumlah pangan kita. Sejak tahun 2000, oleh para pakar pangan, bahan lokal dibentuk dalam aneka jenis tepung-tepungan supaya tahan lama. Sosialisasinya tentu sudah lama dilakukan untuk dapat diterima masyarakat. Disadari, kenyataan tidak seindah yang direncanakan. Namun, kita harus tetap memanfaatkan pangan tersebut agar bisa diterima menjadi variasai. Salah satu cara ialah dengan membuat kolaborasi dalam rersep hidangan yang ada supaya tidak mengubah selera dan teksturnya, yaitu mencampur bahan pangan lokal ke dalam resep dalam jumlah kecil.

jika berhasil tentu bisa masuk ke semua jenis hidangan yang sesuai. Kandungan gizi yang tiggi serta sangat baik untuk kesehatan karena serat tinggi bisa dimanfaatkan untuk mencegah penyakit tertentu.

 Onde-Onde Tepung Ganyong Isi Kacang Ijo

untuk : 10 buah ; 1 buah : 135 kalori

bahan kulit:

50 gr kentang rebus dihaluskan

100 gr tepung ketan

50 gr tepung ganyong

125 ml air hangat

50 gr gula halus

1/2 sdt garam

wijen secukupnya

minyak untuk menggoreng

Bahan Isi :

100 gr kacang hijau kupas, dicuci bersih, direndam air minimal mepat jam

100 gr gula pasir

50 ml santan kental

1/2 sdt garam

2 lbr daun pandan

Cara Membuat :

Isi :

kacang hijau kupas yang sudah direndam ditiriskan, dikukus hingga lunak, lalu dibelnder dengan santan hingga halus, kemudian tuang dalam panci.

Masukkan gula, garam, dan daun pandan, lalu masaka sambi ldiaduk sampai adonan agak kering dan dapat dibnetuk bulat-bulat (seperti kelereng), angkat.

Kulit:

Campur semua bahan kulit, beri air hangat, aduk rata hingga bisa dibentuk.

Adona nkulit dibagi jadi sepuluh bagian, dibentuk bulat kemudian diisi dengan adonan isi, bentuk bulat kembali.

Lalu celupkan ke dalam air supaya wijen melekat, gulingkan di atsa wijen hingga rata, kemudian goreng dengan api sedang sampai warna kecokelatan, angkat.

Hidangkan.

TALAM EBI

untuk : 15 buah ; 1 buah : 101 kalori

Bahan I:

100 gr tepung beras

300 ml air mendidih

50 gr gula pasir

25 gr tepung tapioka

50 gr tepung sukun

250 ml santan encer

1/4 sdt garam

Bahan II:

50 ml air

3 sdm tepung beras

2 sdm tepugn tapioka

25 gr gula pasir

200 ml santan kental

Bahan TAburan Ebi:

50 gr ebi, rendam ,tiriskan

3 sdt irisan bawang putih

1 sdt irisan kencur

2 lbr daun jeruk

1 sdm irisan cabai merah keriting

1 sdt gula

Cara Membuat:

  1. Adonan I (dari bahan I): Seduh tepung beras dengan air mendidih, lalu campur tepugn tapioka, tepung sukun, gula, garam, dan santan, aduk hingga rata lalu saring.

Tuang ke dalam mangkuk kecil, kukus selama 10 menit.

  1. ADonan I (dari bahan II): Air dimasak sampai mendidih, lalu tuang ke tepung beras, aduk rata, angkat, dinginkan sebentar. Kemudian campur dengna tepung tapioka, gula, dan santan, aduk sampai rata, setelah itu saring, sisihkan.
  2. Taburan Ebi: Campur dan blender semau bhaan ,lalu sangrai sampai kering, sisihkan.
  3. Setelah adonan I matang, tuagn adonan II di atasnya, kemudian kukus selama 10 menit, angakt. Jika sudah dingin keluarkan dari cetakan dan beri taburan ebi.
  4. Hidangkan. [*/hilariusjourney.wordpress.com |Sumber : kompas, Minggu, 16 April 2017 | Oleh : Tuti Soenardi]
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s