INSPIRATORIAL | Memanjakan Selera dengan Berwisata Kuliner

Terbukti, 43% responden mengalokasikan hingga setengah dari total budget mereka untuk belanja makanan dan minuman.

Tukang-Jalan.com® HASIL survey dari para wisatawan di Australia, China, Hongkong, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Singapura, dan Thailand menunjuikkan bahwa makanan menjadi prioritas tersendiri yang harus dianggarkan dalam budget. Terbukti, 43% responden mengalokasikan hingga setengah dari total budget mereka untuk belanja makanan dan minuman.

Keunikan restoran sering kali terliaht pada makanan yang disajikan, desain interior eksterior, atau cara penyajiannya yang berbeda dari restoran lain. Berikut ini beberapa restoran unik di beberap negara yang patut dicoba.

The Laundromat Café, Kopenhagen, Denmark – Warga Kopenhagen memiliki cara yang tidak biasa untuk makan, sebaba pada saat hampir bersamaan mereka juga mencuci pakaian. Di Laundromat Café, pelanggan dapat membawa cucian mereka, memasukkannya ke mesin cuci, kemudian mengambil minuman dan makanan.

# The Laundromat Café,Kopenhagen,Denmark.

Ada leibh dari 40 menu minuman plus makan siang favorit dengan telur, daging, sosis, panekuk, dan cokelat mentega buatan sendiri. Juga tersedia jus di meja kayu panjang dan ada sofa merah yang dikelilingi oleh poster eksentrik.

Di Kopenhagen, temapt makan yang dibuka pada 2004 ini mulanya hanya ada di Norrebro. Namun kini, dapat ditemuka njuga di Ostebro, Frederiksberg, dan Reykavik. Di tiga kota ini, the Laundromat Café telah dilengkapi area bermain anak. Bahkan, pada 2017 direncanakan akan buka di Osaka, Jepang.

Banyak turis ingin menjajal keunikan Laundromat Café. Tentu saja tak semua yang datang ke sini sekalian mencuci pakaian, sebab ada yang hanya ingin menikmati suasana yang ditawarkan tempat ini untuk sekadar bersantai ataupun berfoto ria.

Ketika berwisata ke suatu negara atau daerah tertentu, tempat-tempat kuliner yang unik di lokasi tersebut acap terasa seperti ‘janji’ yang harus ditepati. Bahkan, ada juga wisatawan yang pergi ke negara tertentu hanya untuk menikmati kuliner yang ada di sana.

Lentil as Anything, Melbourne, Austalia – Di Lentil as Anything, Anda dapat membayar makanan yang telah disantap sesuai kemampuan. Ini merupakan restoran yang tidak berorientasi profit, dikelola oleh relawan dan didedikasikan untuk mempromosikan dunia yang setara, murah hati, dan gratis. Dengan menu gaya prasmanan dan a la carte, makanan sederhana dan lezat hingga yang bergaya metropolis bisa didapatkan di sini.

#Lentil as Anything,Melbourne,Australia.

Lentil as Anything telah hadir selama 13 tahun. Restoran ini juga dapat ditemuka ndi Abbotsford Convent, St Kilda, dan Footscary. Selain itu, dapat ditemukan di Preston dan Sydnyey. Bukan hanay sebagai restoran, Lentil as Anything juga mengembangkan pendidikan dan berbagai macam proyek terkait komunitas.

Cereal Killer Café, London, Inggris – Cereal Killer Café dibuka pada Desember 2014. Terletak di Brick Lane, Shoreditch, Inggris, ruangannya bernuanasa 1980-an dan dipercanti kdengna ornament masa lalu. Kafe ini merupaka nyang pertam di London yang menyediakan 120 sereal berbeda dari seluruh dunia dengna 30 jenis susu.

#Cereal Killer Café,London,Inggris.

Alan dan Gary Keery adalah pendiri kafe sereal ini. Saudara kembar tersebut sangat terobsesi pada sereal. Mereka bahkan mengaku telah mencicipi berbagai sereal dari seluruh dunia. Itulah alasan mereak mendirikan kafe ini.

Kafe ini buka pada pagi hari karena sereal memang paling nikmat jika disantap sebagai sarapan. Bagi pengunjung yang ingin datang di malam hari, tetap akan dilyani hingga pukul 8 malam.[*/tukang-jalan.com]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s