AVONTUR KULINER |Rasa Timur Tengah ala Mebourne

Dari semenanjung Mornington dan Lembah Yarra hingga ke Melbourne, petualangan kuliner di Negar Bagian Victoria, Australia, terbentang. Kesegaran dan inovasi rasa dari berbagai produk yang dihasilkan di Victoria memberi pengalaman baru bagi lidah. Di tangan “Chef” Sahne Delia, petualangan rasa Victoria ini “melipir” sejenak ke Timur Tengah

HilariusJourney.wordpress.com – PEMERINTAH negara bagian Victoria tengah berpartisipasi dalam perhelatan Food and Hotel Indonesia 2017. Secara khusus, mereka hendak memperkenalkan kekayaan khazanah kuliner yang berbasis pada produk pertanian dan peternakan berkualitas.

rasa timur 1
Chef shane delia menyiapkan salah satu menu makan siang.

“Sekitar seperempat dari ekspor produk maknan Australia berasal dari Victoria,” kata Maelia Fyfield, Seniro Trade Manager, Food and Gibre Depertment of Economic Development, Jobs, tRansport and Resources Negara Bagian Victoria, saat menjamu sejumlah wartawan Indonesia.

Sapi striploin

Fyfield dengan bangga menyebutkan bahwa dari wilayah kecil di tenggara Australia itu, mereka memberikan bahan makanan terbaik dari yang paling baik. Laman vic.gov.au melansir, kualitas bahan pangan terbaik itu didukung oleh iklim sedang, tanah subur, air bersih, system regulasi yang ketat, serta produsen yang ahli dan bertanggung jawab pada lingkungan. Produk yang dihasilkan berupa produk hortikultura, produk susu, serta daging sapi dan domba.

Untuk menghadirkan otentitas hidangna khas Victoria, digandenglah che Delia, pemilik Maha Restaurant dan Biggie Small di Melbourne, ibu kota Victoria. Melbourne merupakan bejana peleburan budaya di Australia. Ini salah satunay tampak dalam sajian di restorna, kafe, bistro, dan bar yang bertebaran di kota itu.

rasa timur 2
Kepiting lumpur bastilla | mud crab bastilla

Maha Restaurant terkenal dengna sajian menu ala Timur Tengah. “Saya taka memasak masakan tradisional Timur Tengah. Saya membuat sesuatu yang terasa seperti Timur Tengah. Kami menciptakan sesuatu yagn unik dan hanya bisa ditemukan di Melbourne. Kami ingin memberikan sentuhan sendiri yang akan memberi kalian pengalaman tak terlupakan,” katanya.

Dia menggunakan beberapa bahan yang sangat terkenal di timur tengah, seperti hummus, tahini, harissa, dan moghrabieh. Dipadukan dengan daging, sayur, dan buah segar produksi Victoria, terciptalah hidangan yang berselera.

Hummus manis

Untuk hidangan pembuka, chef Delia menyajikan mud crab bastilla. Bastilla adalah pai ala Maroko. Delia menggunakan daging keptiing merah muda dengan irisan aple hijau, selada air, kohlrabi ,dan taburan harissa, yakni pasta cabai pedas dari Tunisia, serta kaviar. Rasanya ringan dan beragam, dari gurih, manis, sedikit pedas, diseling rasa segar apel.

Menu berikutnya adalah grass-fed beef striploin yang empuk dan kaya rasa. Chef Delia mendemontrasikan bagaimana membaut menu tersebut. Sementar para sous-chef mengolah daging sapi, Delia menyiapkan hummus labu kuning dan dressing.

Hummus, seperti yang kita tahu, bahannya dari kacang arab, lalu tahini, minyak zaitun, perasan limau, garam, dan bawagn putih. Ini saya campurkan dengan puree labu kuning. Anda bisa tambahkan madu, tetapi labu kuning ini sudah manis. Tahini ini juga asli, dari wijen, bukan kacang,” ujar Delia.

Daging sapi yang sudah dimasak medium well disajikan di tengah piring. Lalu, di tepinya, Delia membuat gundukan-gundukan kecil hummus labu kuning, ditambah potongan acar wortel, lobak, dan irisan anggur. Sebagai pelengkap, ditambahkn sucuk atau sosis khas Turki yang berasa asap, sedikit pedas, dan unik.

Irisan demi irisan daging sapi yang gurih meleleh di mulut dipadu rasa manis dari hummus serta segar acar dan anggur. Sepeotong daging sepertinya kurang.

Tentang daging sapi ini, Delia memberi catatan tersendiri. Dai leibh memilih sapi yang diberi makan rumput karena rasanya lebih alami. “Sapi, ya, makannya ruput. Saya memilih produk alalmi, rasnay, ya, alami. Begitu seharusnya,” ujarnya.

Disebutkan , daging sapi pemakan rumput secara alami rendah lemak dan kolesterol dan leibh kaya kandungan omega 3.

12 JAM

Hidangan utama lebih kental cita rasa Timur Tengah-nya, yakni lamb shoulder moghrabieh. Moghrabieh atau couscous Lebanon yang dimasak dalam kaldu bawang menjadi dasar sajian. Di atasnya diletakkan potongan daging domba yagn diamsak selama 12 jam sehingga lembut dan tidak perlu usaha banyak untuk mengunyahnya.

rasa timur 3
Bahu kambing Moghrabieh

Untuk memperkaya rasa, hidangan tersebut ditambah dengan terung dan bawang merah bakar. Sebagai penyeimbang rasa yang agak berat karena saus yang kental, Delia menambahkan delima yang segar krenyes-krenyes.

“Saya tidak bermain terlalu banyak dengan hidangan ini. Cukup sederhana, tetapi kaya rasa. Bagaimana, sukakah?” Ujarnya. Para wartawan pun mengangguk-angguk sambil sibuk mengunyah.

Pada akhr santapan, Chef Delia memberikan kesegaran dari dinginnya es krim dalam rupa watermelon and rosewater granita. Setelah menyantap daging dengan bumbu yang kental, es krim dengan peppermint renyah, umbi bit, dan cokelat putih langsung menyapu lidah.

rasa timur 5
watermellon and rosewater granita | es krim semangka dan air mawar

Dari inovasi rasa semacam inilah, produk pertanian dan peternakan Victoria berkembang menjadi sajian kuliner yang mengesankan, terutama untuk wisatawan yang berkunjung ke sana. Dengan tawaran hidangan yang diolah dari produk berkualias, Victoria berupaya menggaet pasar Indonesia, terutama Jakarta dan Denpasar. Setelah mencicipi, tawaran ini layak untuk masuk daftar petualangan selanjutnya. [*/hilairusjourney.wordpress.com |Sumber : kompas ,Minggu, 9 April 2017 | Oleh : FRANSISCA ROMANA NINIK]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s