Ramadhan dalam Genggaman

Jika biasanya kemeriahan bulan Ramadhan berpusat di masjid, kini keramaian juga hadir dalam telepon pintar. Kebutuhan akan info seputar puasa, doa harian, hingga cara menghitung zakat tersaji dalam genggaman. Rasanya, dunia digital sudah menyelusup ke dalam ruang spiritualitas kita.

HilariusJourney.WordPress.comBAK orang berbaju baru pada hari Lebaran, berbagai aplikasi digital dan laman pencarian juga ikut berdandan menyambut Ramadhan. Fitur-fitur anyar menjamur. Google, misalnya, meluncurkan sampai sembilan fitur khusus Ramadhan. Jauh lebih banyak ketimbang dua tahun lalu yang hanya satu fitur, voice search. Jika Anda mengetik Ramadhan di mesin pencarian Google, berbagai informasi, mulai dari tentang puasa, resep makanan, hingga video seputar Ramadhan, langsung ditampilkan. Bahkan, melalui fitur ”find a table” dalam Google Maps, Anda dapat dengan mudah memesan meja di sebuah tempat makan untuk berbuka puasa. Praktis. Lahirnya berbagai fitur tersebut merupakan respons perusahaan rintisan Larry Page dan Sergey Brin ini terhadap perilaku warga internet (warganet). Data Google Trends menunjukkan, menjelang bulan puasa, warganet aktif menelusuri jadwal buka puasa, niat puasa, video musik religi, dan tutorial hijab. Google mencatat, pencarian warganet Indonesia seputar bulan Ramadhan meningkat 28 persen setiap tahun. ”Ini tidak terlepas dari meningkatnya pengguna telepon pintar. Sebanyak 83 persen pengguna Google mengakses melalui telepon pintar,” ujar Communications Head of Consumer and Youtube Google Indonesia Putri Silalahi kepada Kompas, Rabu (31/5), di Jakarta. Tren laku warganet ini mencerminkan internet kini lebih banyak digunakan mencari hal-hal ringan, remeh, dan menyentuh keseharian. ”Ponsel pintar sekarang bukan sekadar gadget (alat), tetapi juga teman selama Ramadhan,” ujar Putri sembari menunjukkan dua telepon seluler pintarnya. Laman Youtube, misalnya, paling sering dikunjungi pukul 11.00 dan 14.00 selama bulan puasa. Mungkin jam-jam tersebut adalah waktu ”kritis”. Pencarian paling sering di laman video tersebut antara lain penyanyi religi Maher Zein. ”Bahkan, untuk berdoa pun, orang-orang mencari di Mbah Google. Pencarian kini lebih bersifat personal,” ucap Putri dengan alis meninggi.

Tirai di telepon seluler

#Desain khusus selama Ramadhan di aplikasi Go-Food

Suasana Ramadhan juga hadir dalam berbagai fitur di aplikasi Go-Jek. Untuk sahur dan berbuka puasa, misalnya, pengguna bisa memesan aneka hidangan melalui fitur Go-Food. Uniknya, khusus bulan puasa selama pagi hingga waktu berbuka, fitur untuk memesan makanan ini tertutup tirai. Sama halnya warung-warung di dunia virtual yang tertutup tirai untuk menghormati umat yang berpuasa. Padahal, tidak ada razia di dunia maya. Menurut Piotr Jakubowski, Chief Marketing Officer Go-Jek Indonesia, fitur ini salah satu yang marak dipakai selama bulan Ramadhan. Orang-orang tidak lagi mesti terjebak kemacetan saat berbuka puasa, waktu genting di jalan raya Ibu Kota. ”Kami juga menghadirkan program bersih-bersih 100 masjid di 11 kota di Indonesia dalam aplikasi Go-Clean,” ujar Piotr. Bahkan, kategori baru tunjangan hari raya (THR) juga tersedia dalam fitur Go-Pay. Pengguna dapat berbagi THR dari Rp 5.000 sampai Rp 2 juta dengan memasukkan nomor telepon atau barcode calon penerima. Untuk berbagi pada bulan suci ini, Go-Jek menawarkan pemberian tip dari Rp 2.500 hingga Rp 30.000 kepada pengendara. Sumbangan dilakukan melalui fitur Go-Pay. Sejak Januari 2017 hingga Mei saja, angka tip tercatat lebih kurang Rp 30 miliar. Fantastis! Aplikasi digital yang juga diincar pengguna selama bulan Ramadhan adalah Traveloka. Permintaan tiket untuk mudik, baik udara maupun darat, diperkirakan naik 10 persen setiap pekan. ”Tren pemesanan tiket semakin naik. Bahkan, pemesanan tiket pesawat sudah dipesan lima pekan sebelum bulan puasa,” ujar Head of Marketing Traveloka Dannis Muhammad. Pihaknya juga membagikan kupon mudik masing-masing Rp 2 juta kepada 200 pengendara Go-Jek berprestasi.

Zakat digital

#Situs matharimall.com menyediakan laman untuk membayar zakat yang bekerjasama dengan Baznas.

Penghimpunan pahala melalui teknologi digital juga dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dengan Mataharimall.com. Melalui laman digital.mataharimall.com/zakat, seseorang dapat menunaikan zakatnya. Terdapat pula kalkulator zakat yang mampu menghitung jumlah zakat yang harus dibayarkan. ”Kami ingin mendorong pengguna telepon pintar yang semakin banyak untuk berzakat. Dari potensi zakat sebanyak Rp 217 triliun, tahun lalu pembayaran zakat ke kami baru Rp 5 triliun,” ungkap Arifin Purwakananta, Direktur Koordinasi Pengumpulan, Komunikasi, dan Informasi Zakat Nasional. Sementara CEO Mataharimall.com Hadi Wenas meyakinkan, pihaknya tidak mengambil untung dalam pembayaran zakat daring tersebut. ”Belanja online di Mataharimall.com meningkat selama Ramadhan. Jumlahnya belum dihitung,” ujar Hadi. Mendekati Lebaran, aplikasi digital ”memanfaatkan” momentum Ramadhan untuk menjawab kehausan belanja seseorang. Google mencatat, pencarian diskon di tempat perbelanjaan meningkat 75 persen. Padahal, pada bulan lainnya, seperti Januari, pencarian soal ini hanya 25 persen. Perjuangan menahan hawa nafsu selama sebulan penuh seolah ”dirayakan” dengan beli, beli, dan beli.[*/hilaiusjourney.wordpress.com |Sumber : Kompas 4 Juni 2017 |OLEH : ABDULLAH FIKRI ASHRI]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s